Demo aksi damai jakarta berakhir ricuh, ini data korban dan kerugian yang terjadi

shares |

Warta Kita - Beberapa hari yang lalu ratisan ribu umat islam turun ke jalanan DKI Jakarta untuk menyuarakan proses hukum terkait dugaan penistaan agam oleh Ahok yang saat ini berstatus gubernur non aktif karena sedang menjalani masa cuti kampanye.

Demo 4 November kemarin bisa dibilang demo besar - besaran yang di lakukan oleh umat muslim dari berbagai daerah. Aksi yang di deklarasikan sebagai Demo aksi dama 4 novemeber ini berakhir ricuh.

Sejak dimulainya demo suasana kondusif dengan arahan ulama agar para umat muslim yang ikut demo bisa tenang dan tidak terprovokasi. Namun semua kedamaian itu seketika sirna saat memasuki malam ba'da isha. Mulai terjadi ketegangan antara beberapa pendemo yang di duga di selipi oleh oknum tidak bertanggung jawab yang bergerak sebagai provokator dan mulai melempari aparat dengan kayu hingga batu, sedangkan demi pertahanan akhirnya aparat kepolisian melepaskan gas air mata untuk menghalau para demonstar.
Lalu akibat dari kericuhan demo aksi damai 4 november ini adalah sebagai berikut.
1. Massa : dari massa terdapat 201 orang dengan 165 orang terkena gas air mata,  35 orang korban patah tulang, terkena gas air matadan 4 orang di pulangkan, 1 korban lagi msrupakan korban patah tulang serta trauma mata.
2. Aparat : 8 orang karena terkena lemparan batu, 79 lainnya Rawat jalan dengan luka ringan.
Sementara itu ada juga yang harua meregang nyawa atas nama Syahrie Oemar (65Thn) diduga karena air matanya kambuh.
Selain itu secara materiil juga kerugiannya cukup besar karena setidaknya ada 3 truk terbakar, 18 mobil rusak, dan sampai-sampai pagar pintu pagar monas pun ikut di rusak.

Related Posts

0 komentar:

Post a Comment