Luar Biasa, Anak penjual rongsok masuk Fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta

shares |

Warta Kita - Wow!!! Luar Biasa, Anak penjual rongsok masuk Fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ya, dia adalah Muhammad Wiskha Al Hafiidh Suskalanggeng putra sulung pasangan Permana Suskalanggeng dan Dwi Asih Prihati orangnya, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk tidak dapat meraih cita-cita asal mau berusaha dan memiliki tekad yang kuat. Bagi kedua orang tua Sus (panggilan Muhammad Wiskha Al Hafiidh Suskalanggeng) pendidikan merupakan prioritas dan merupakan segalanya untuk dapat mencapai hiduo yang lebih baik serta masa depan anak yang lebih cerah.
Meski keseharian Ayah sus adalah pencari rongsok (barang bekas) tapi baginya itu bukan alasan. Setiap hari sang ayah pergi dari desa satu ke desa lainny dengan menunggang motor tua miliknya yang jauh dari kata mentereng, bahkan sering kali mogok di tengah jalan saat sang ayah berpergian. Setiap hari ayah sus harus memunguti sampah sampah yang bisa di jual kembali ataupun menanyai satu persatu rumah warga demi menyakan "apakah ada barang bekas yang akan di rongsokan.
Nawun hasilnya pun tak seberapa yaitu Rp. 900.000,- mungkin angka ini cukup jika untuk makan 1 atau 2 orang jika seadanya, tetapi jika jumlah tersebut digunakan untuk kebutuhan makan keluarga dengan 2 orang anak. Tidak cukup disitu pengeluaran ditambah untuk pendidikan anak masih bertambah lagi dengan biaya pengobatan satu anak lagi yang terserang sakit saraf perut maka nilai tersebut sangat sangatlah minim.
Tapi siapa sangka, anak sulung yang di cintai nya secara resmi di terima sebagai mahasiswa salah 1 universitas terbaik di Indonesia serta beberapa kali menjadi universitas no. 1 di indonssia. Luar biasa bukan? Agar yang lain termotivasi

Related Posts

2 komentar: