Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Pilih Jalur Partai, Bagaimana Dengan Rencana Jalur Independen Teman Ahok?

shares |

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Pilih Jalur Partai, Bagaimana Dengan Rencana Jalur Independen Teman Ahok?

Warta Kita - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akhirnya Pilih Jalur Partai, Bagaimana Dengan Rencana Jalur Independen bersama Teman Ahok yang sebelumnya di gembar gembor kan?. Banyak yang menunggu keputusan Ahok ini, keputusan tentang memilih maju di jalur independen atau lewat jalur partai dan akhirnya Basuki Tjahaja Purnama Alias ahok memilih jalur Politik. Lalu apa kabar dengan jalur independen yang dilakukan oleh teman ahok sebelumnya? apakah ini bentuk ambisi akan kekuasaan? Entahlah.

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Pilih Jalur Partai, Bagaimana Dengan Rencana Jalur Independen Teman Ahok?

Semangat independensi yang awalnya di gemborkan seakan pudar setelah adanya tiga parpol yang mendeklarasikan diri untuk memberi dukungan untuk Ahok, sehingga dia memiliki opsi untuk memilih apakah jalur partai yang dipilih ataukah jalur independen sebagaimana yang sedari awal sudah di galakan bersama teman ahok dan sudah berhasil mengumpulkan 1 juta ktp dukungan untuk maju lewat jalur independen yang akhirnya jalur partai yang di pilih. Berdasarkan wawancara langsung di TVone oleh juru bicara putut mengatakan bahwa hal tersebut adalah bentuk satu kekuatan politik yang sangat besar untuk memenangkan pak Ahok sebagi gubernur jakarta untuk 1 periode lagi. Putut melanjutkan bahwa diawal karena banyaknya masalah yang di lewati pak ahok baik dengan partai politik maupun DPR sehingga ditakutkan tidak ada partai politik yang mau mngusung pak Ahok untuk sekali lagi. Jalur independen yang awalnya ingin dipilih karena adanya dukungan dari teman ahok yang berani dan berhasil untuk mengumpulkan 1 juta KTP, hingga ada tiga partai yang mau mengusung ahok tetapi keduanya tetap menyerahkan keputusan kepada pak ahok untuk memilih mau independen ataupun lewat partai.
Semoga saja tidak ada unsur lain dalam hal ini, karena itu mungkin akan dapat menurunkan semangat politik dari publik dan ketidakpercayaan terhadap sistem yang ada.
Menurut pembaca sekalian bagaimana pendapatnya mengenai hal ini?

Related Posts

0 komentar:

Post a Comment